Kunker Ke Sumedang, Puan Dipeluk Dan Didoakan Warga Jadi Presiden

Dalam kunjungan kerja (kunjer) hari ketiga di Jawa Barat, Ketua DPR Puan Maharani mendatangi Kabupaten Sumedang. Para warga mendoakan agar Puan menjadi Presiden.

Momen tersebut terjadi dalam acara dialog Puan dengan petani dan warga di lapangan bola Desa Haurngombong, Sumedang, Jumat (23/9). Sekitar 3.000 warga setempat datang untuk bertemu Puan.

Kehadiran Puan disambut dengan teriakan para warga. Banyak warga yang berebut untuk bersalaman dengan cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

“Puan Presiden, Puan Presiden, Puan Presiden,” sambut warga.

Saat berdialog, Puan menekankan pentingnya sektor pertanian untuk menopang kehidupan dan perekonomian Indonesia. Desa Haurngombong merupakan wilayah agrobisnis dengan ubi cilembu yang menjadi ikonnya.

“Kita ingin Indonesia maju maka sektor pertanian harus mendapat perhatian besar,” kata Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu mengatakan, kemajuan pertanian penting untuk menunjang ketahanan pangan di Indonesia. 

Meski begitu, menurut Puan, masih ada sejumlah persoalan yang perlu diatasi untuk mencapai ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan bukan hanya berarti pasokan pangan dalam negeri kita tercukupi, juga berarti petani kita produktif dan sejahtera,” ujarnya.

Sejumlah warga yang hadir pun menyampaikan aspirasinya kepada Puan. Mayoritas petani juga mengeluhkan persoalan pupuk dan distribusi hasil pertanian.

“Setiap tahun, rata-rata petani mengalami kendala yang sama seperti ketersediaan pupuk dan juga penjualan hasil panen. Ini yang perlu dicari solusi permanen,” tutur Puan.

Puan lalu memanggil warga untuk naik ke atas panggung. Seorang warga bernama Ibu Nok Romlah dengan semangat menghampiri Puan dan menyatakan kegembiraannya bisa bertemu dengan orang nomor 1 di DPR itu.

“Saya mau bertemu Mbak Puan dan memberikan aspirasi,” ungkap Romlah.

Puan menggoda apakah Romlah mengenal sosoknya sampai rela datang sejak pagi. Romlah menjawab sangat mengetahui siapa Puan.

“Mbak Puan Ketua DPR, putri Ibu Mega dan calon presiden Indonesia,” tegasnya disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Kepada Puan, Romlah lalu menyampaikan aspirasinya mewakili ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Haurngombong. Mereka berharap bisa memanfaatkan lahan HGU (Hak Guna Usaha) untuk bercocok tanam.

“Semoga wilayah kami lebih diperhatikan. Saya doakan mudah-mudahan Mbak Puan sukses dan menjadi presiden,” ucap Romlah sambil memeluk Puan.

Puan berjanji akan berupaya memfasilitasi harapan wanita-wanita tani Desa Haurngombong. 

Dalam kesempatan itu, dia juga memberikan bantuan berupa benih padi dan benih jagung masing-masing untuk 50 Ha, serta benih pisang cavendish dan benih jagung manis masing-masing untuk 30 Ha.

Usai berdialog, Puan mendatangi sejumlah warga untuk berbincang secara langsung. Banyak yang mendoakan agar Puan menjadi pemimpin Indonesia ke depan. Tak sedikit pula yang meminta berfoto atau selfie bersama Puan.

Puan kemudian melakukan sesi wawancara dengan awak media di akhir acara. Para jurnalis meminta tanggapan Puan mengenai harapan warga yang ingin Ketua DPP PDI Perjuangan itu menjadi presiden.

“Kalau ada yang ingin saya menjadi presiden, ya Alhamdulillah, tapi soal mekanisme pencalonan ada di Ibu Mega sebagai Ketua Umum PDIP Perjuangan,” jawab Puan.■

]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *